Namun sebelum pulang aku sudah menyuruh adikku untuk merias kamarku sebagai kamar pengantin dan juga membersihkan rumahku hingga harum. Bokeb Dan karena aku tak ingin Sasa dimiliki oleh orang lain, kemudian aku mengatakan niatku kalau aku akan mengajak Sasa untuk tunangan. Setelah aku membuka baju istriku, kemudian aku mengincar lehernya lalu aku pun menjilati lehernya yang membuatnya kembali mendesah “Aaaagghhh….Saaa…yaaang….oooouugghh…..”. Sasa pun menatapku penuh kemesraan dan aku juga mentaap balik Sasa juga penuh dengan kemesraan.Hingga akhirnya ditengah kami saling bertatap mata penuh kemesraan, aku membopong istriku menuju kamar yang sudah aku hias sambil aku ciumi istriku penuh nafsu hingga istriku menggelinjang manja sambil mengeluarkan kata-kata yang membuat aku semakin bergairah “Oooouuuuuggghhhh…… Oooouuuuuggghhhh…… aaaaaaaggghhhh……Saaaa….yaaaang…..aaaaggghhhhhh……” dan kini gairahku sudah bertambah besar dan aku mulai membuaka baju istriku satu persatu.Terlihat bentuk tubuh istriku yang sangat aduhai sekali. sungguh malam pertama yang terlewatkan akhirnya tergantikan dengan kenikmatan tiada tara yang tak ada batasnya. Meski capek namun aku sangat bahagia karena banyak rekan kerjaku yang datang dan




















