Aku melotot terbuka tetapi tak ada yang kupandang dari mataku. Vidio Sex Semestinya aku pingsan. ada bingkisan plastik kecil bergaris dengan warna kebiruan. Puncak kenikmatan birahi yang baru kulalui. Jiwa terbang meretas khayal.. Saat kudapatkan aku mengelusi dan memijat kemaluan di balik celana dalamku.Selesai sudah membersihkan sisa sarapan. Dia telah mengurus sekolahku. Aku ingin bisa menelan larutannya dan mengaliri tenggorokanku. Aku disuruhnya menciumi kakinya. Setelah menggelantung pada peganganku kusaksikan bentuk utuh kondom itu. Akan kukeringkan isi kondom itu. Nikmat yang tak ter-ampunkaann.. Tangan yang memegang kondom ini bergetar. Wwoowww.. Aku nanar memandang isi bingkisan di tanganku itu.Kini aku mencoba merabai kondom-kondom itu. Makin nyata bentuknya yang mirip balon yang belum tertiup. Pagi sisa sarapannya, agak siang membersihkan sperma dari kondom-kondomnya, siangnya dapat vitamin C dari asem celana dalam, kutang dan singlet mereka, begitu jawaban dalam hatiku dengan penuh geli.Pada suatu pagi aku dipanggil Oom Bonny. Aku terbang mengawang.. Aku telah siap melahapnya.




















