Namun, keadaan mulai berubah ketika aku mengenal seorang pria yang kutemui dari salah satu media sosial “pencarian jodoh”.ring~
Kulihat notifikasi hpku, dan kudapatkan *matched* dengan Hendy. Obrolan kami tidak intens yang dalam satu waktu bisa bahas banyak hal, terlebih dia tipe orang yang pendiam dan tidak banyak omong, jadi kami saling membalas dengan jeda sehari atau setengah hari tergantung kapan masing-masing dari kami buka aplikasinya. Vidio Sex minimal main gitar lah. Tapi ya sudahlah biarkan saja, cukup buat nambah kenalan saja, pikirku tanpa tau apa yang akan terjadi.****Suatu hari, ketika hendak bangun dan bersiap jadi anak kostan yang rajin, kudapati sakit di kepalaku dan rasa mual juga perih berkumpul diperutku, “fix maag ku kambuh” kataku. Pikirannya seperti tidak akan ada lelaki yang tertarik dengannya, kalaupun ada pasti tidak yakin bisa memuaskan lelaki itu. Setelah itu, kami berbincang sedikit tentang hal lain, sambil sesekali membahas kapan ketemu yang memang tidak bisa ku jawab, ya..karena pacarku tipe satpam yang harus selalu tau sedang apa, dimana, dan




















