Sekarang di ruangan yg terang benderang baru aku sadari kalau si Diah ini cakep sekali.Kulitnya putih mulus. Bokeb Berdasarkan petunjuk Peter dan ramalan aku (hihi…) kami sepakat untuk pergi ke karaoke di hotel transit Mangga Besar (aku lupa Mangga Besar berapa, tapi kalau dari Mangga Besar mengarah ke Gunung Sahari, belok ke sebelah kanan sekitar 50 meter).Dlm perjalanan kami bercanda apa saja, dari pacar baru Jeby yg sangat montok, petualangan baru si Hendi, sampai ke tamu Jepangnya si Peter yg bernafsu dengan wanita Indonesia.Tanpa terasa sampailah kami di depan hotel tersebut. Ternyata prinsip Bhineka Tunggal Ika berlaku juga di sini. Jujur saja, saat itu aku begitu kaget, garis tangan begitu amburadul yg menandakan kehidupan dia yg juga amburadul.Aku memperhatikan garis cintanya, kemudian aku berkata,“Kamu sangat susah mencintai seseorang dengan sungguh-sungguh, tapi baru-baru kamu menemukan orang tersebut, sayg kalian harus berpisah…”Aku menatap wajahnya, matanya yg besar terbelalak.“Teruskan…” kata dia.“Kalian berpisah karena persoalan yg sangat prinsipil, bisa masalah agama atau suku,” lanjut aku.“Aing nggak




















