yaa….beres Pak…” hanya itulah kata kata yang bisa kuucapkan, antara menanggapi ucapan Pak Toni dan sodokan Iwan. Sopir sudah menunggu ketika kami keluar dari airport dan langsung menuju ke Hotel Mandarin, hotel yang dipilihkan Pak Toni, belakangan baru kutahu kalau itu dekat dengan kantornya dan dia bisa segera menemuiku sepulang kantor atau sebelum ke kantor.Malam itu aku bisa tidur dengan nyenyak tanpa “gangguan” dari Pak Toni, inilah pertama kali aku merasakan kesepian di kamar hotel, belum pernah aku sendirian begini di kamar, selalu ada laki laki yang menemani dan harus kulayani.Baru kusadari kenapa laki laki ingin ditemani bila perjalanan ke luar kota, karena sendirian di kamar tidaklah menyenangkan. Bokep Arab “sebentar aja kok, kita quicky deh” katanya sesampai didepan kamarnya.Aku tak bisa mundur lagi saat dia menarikku masuk dan memang tak ada niatan mundur, masih ada waktu paling tidak 30 menit.“oke tapi sebentar aja, swear ?” kataku karena aku tahu tidaklah mungkin bagi dia hanya menikmati diriku selama itu, jauh dari cukup.




















