oohh..”Tante Tika mulai menjerit kecil merasakan sedotanku pada klitorisnya.Sekitar lima menit lebih aku bermain di daerah itu sampai kurasakan tiba-tiba ia menjepit kepalaku dengan keras diantara pangkal pahanya, aku hampir-hampir tak dapat bernafas.“Aahh.. Bokep Mom punya kamu ini lho, Doon.. anuu tadi mijitin Neneknya Shinta..” katanya gugup.“Bener Tante..? Tak lama kemudian Tante Tika muncul ke ruang tamu.“Ehh kamuu Mer, sudah lama datangnya,” tanya Tante Tika sambil duduk di hadapanku.“Wah sudah hampir 2 jam yang lalu, Mbak sih di kamar terus jadi nggak tahu kalau saya sudah datang, mana pintu depan nggak dikunci lagi, gimana tadi kalau ada Shinta yang datang trus nyari Mamahnya, dan melihat Mamahnya kayak tadi, wah bisa terjadi perang dunia ketiga,” katanya santai.Tante Tika wajahnya kelihatan pucat, “Jadii, Kamu sudaah..”“Santai saja Mbaak, saya bisa ngerti kok, rahasia aman,” kata Tante Merry.“Iya Tante, kita sudah kompakan kok,” sahutku, “Tapi misalkan Tante Tika berbagi denga Tante Merry gimana?”“Gini lhoo Mbak, masak cuma Mbak yang dipuaskan, saya kan juga kesepian, boleh dong kita




















