Lilis bersedia kerja apa saja, jadi pembantu sekalipun, untuk mengejar cita-citanya. Hanya kurasakan agak aneh saja. Bokep Thailand Dia sdh terdaftar di SMK kelas 3, hanya belum mulai sekolah karena menunggu tahun ajaran baru, bulan depan. Tiba-tiba Lilis mengangkat kepalanya yg dari tadi ngumpet di dadaku. Beberapa detik kemudian …. “Oh …. Celakanya, entah bagaimana Aku jadi membayangkan bahwa yg sedang kuciumi ini adalah isteriku sehingga ciuman kami makin seru …. “Jadi kenapa?” Hening sejenak, lalu
“Sayanya Kang, saya yg tak beres…”
“Tak beres apanya, ayo cerita, jangan sungkan-sungkan. Kamu kan sdh kuanggap adikku sendiri”
“Bukan masalah itu Kang … Akang sekeluarga di sini baik-baik semua ….saya betah…”
“Lalu ?” Lilis masih diam, tangisnya mereda. Kedua belah dadanya memang bulat dan menonjol dihiasi puting dan lingkaran aerola yg kecil menambah keindahannya. Ah, memang Aku peduli ? Tubuhku ini udah lama membara …. Yg tak biasa adalah dia beberapa kali ‘tertangkap’ sedang memandang ke arahku tp tatapan matanya agak ke bawah.










