Dengan mata yang terpejam, Citra tersenyum puas.“Aku membutuhkannya” bisiknya. Galih mulai menyetubuhinya tanpa ampun, Citra telah sangat membakar gairahnya.Galih mengocokkan penisnya keluar masuk dalam vagina istri sahabatnya yang berada di bawah tubuhnya dengan cepat, kedua kaki Citra terayun-ayun di atas pantatnya yang menghentak. Sex Bokep Dadanya sesak, nafasnya terhenti beberapa saat, dinding-dinding vaginanya merapat.Kedua kakinya terpentang lebar di belakang kepala Galih. Tangan Galih naik ke punggung Citra, menarik kaos yang dipakai Citra bersamanya.Ciuman mereka merenggang, Citra mengangkat tubuhnya, tangannya mengangkat ke atas saat Galih melepaskan kaosnya lepas dari tubuhnya. Saat itu Citra yang sedang meletakkan bayinya di atas ranjang, karena wajah lelahnya dia rebahan di atas sofa ruang tamu. Citra sudah cukup mengenal Galih, lebih dari cukup untuk menyadari bahwa hatinya selalu berdesir bila bertatapan mata dengannya.Sebuah perasaan yang tumbuh semakin besar yang tak seharusnya ada dalam hatinya yang sudah terikat janji dengan Dhika waktu itu.




















