keperawananku?” Aku terdiam. Bokep Aku sekarang sudah mengenal Ermita, bukan saja semua bagian tubuhnya yang nikmat, tetapi juga pribadinya yang polos dan jujur. Ibu Andi kakak-iparku menawarkan pembantu tetapi kutolak. Rambutnya sudah dipotong, dikurangi jadi lebih pendek sampai bahu sehingga tampak lebih rapi. Guru pinter, lulusan MIT, ngerti apa saja, dan habis ngajar bisa dijilat dan dikulum seperti es krim, dan ditunggangi seperti kuda. Ermita menunggu di meja makan. Tapi aku tak peduli. Isteri?”“Ndak. Tidak hanya di ranjang, tetapi juga di meja makan, di sofa, di counter dapur, di kamarmandi, di lantai beralas selimut atau di kursi. Kulihat airmatanya keluar. Lalu dia permisi ke kamarmandi. Bibirnya yang merekah indah seakan mengundang aku untuk mencicipinya. Dia diam, lama, tapi tak menangis lagi.“Oke, aku jadi gundik.” katanya akhirnya.Dan jadilah Ermita tinggal bersamaku.Aku menyetubuhinya setiap malam. Terhuyung-huyung dia bangun dan kembali masuk kamarmandi, kelihatannya masih pusing. Lalu sementara lengan kananku menyangga di bawah kepalanya tangan kiri meremas gundukan dada kanannya yang terasa empuk walau masih




















