Kali ini tdk terlalu lama, segera kupindahkan sasaranku ke bagian lehernya, seperti instruksi di film itu. Putri sangat perhatian padaku dan terus saja mengirimkan SMS yg menanyakan kegiatanku dan lain-lain. XNXX Jepang “udah, cepetan tvnya di matiin dulu” lanjut wanita itu sambil sedikit mendorongku,Setelah tv ku matikan, terus langkahku kuarahkan kembali ke kamar. Tentu saja itu adalah sebuah kesalahan yg sangat besar. Putri menyambutku dengan senyum penuh rasa sayang, ku rebahkan tubuhku disampingnya.“Put.,,gue mau,..minta maaf,..kalo gue udah kasar sama lo sejak kita nikah, padahal lo juga nggak tahu apa-apa kan? Mungkin Putri masih takut untuk mencobanya.“mau coba gituan?” tanya Putri
“kalo sekarang nggak bisa, gak apa-apa juga…..lo aja yg master belum siap apa lagi gue” ujarku
“kita coba tapi pelan-pelan yah…soalnya gue masih perawan” ujar Putri
“gak apa-apa nanti aja,…”jawabku
“tapi gue pengen banget..” sambung Putri
“ya uda.,,,tapi bakal sakit loh nanti..”balasku Putri mulai menaikan pinggulnya dan pantatnya kusanggah dengan bantal.Ku buka sedikit lebar lubang kemaluannya, memang benar.




















