dengan senyum polos dia ngeloyor pergi dengan sepeda kayuhnya. “Ella jangan takut, ya. Bokep Tobrut wajahnya aku perhatikan dari dekat, ternyata cantik juga ini anak. “Sakit Om, kemaluanku berdarah hiks…” lirih desahnya. Sebelum pulang kucium dahi nya dan kuyakinkan kalau aku bner bener mencintainya. Suatu sore ketika aku habis mandi dan duduk di teras rumah, kulihat Ella sedang duduk diteras rumahnya, dengan menggunakan celana pendek, pendek sekali malah sehingga hampir seluruh pahanya terlihat, begitu mulus, dia hanya memakai kaos tipis tanpa lengan, dia asik sedang mengutak atik laptopnya, sekali sekali mengeluh sambil memainkan keyboard laptopnya berulang ulang, mungkin sedang ada masalah dengan laptopnya.aku samperin ella yang sepertinya sebal karena laptopnya sedang hang. “kena virus, aga lama benerinya” jawabku
Ella langsung duduk disampingku, ikut ngeliat laptopnya, dengan cueknya mepet ke badanku karena kursi cuma ada 1, wangi badannya terasa segar disebelahku, tanpa sadar pula dia menempelkan payudaranya ke lenganku, terasa lembut walaupun kulihat belum terlalu besar.




















