Lalu terus ke bawah ke perutku. Bokeb Kalau sama suami sih jarang Santi mau begitu. “Ngomong-ngomong, kamu pintar sekali blowjob ya? Sebelum pulang aku berpapasan dengan Lia, sekretarisku. Ohh yeah oh.. Tampak dari tatapan matanya yang haus akan kehangatan laki-laki tulen seperti aku ini.“Iya Pak.. He.. Kukocok-kocok kemaluanku dan tak lama tersemburlah spermaku ke wajahnya yang cantik. Istri bapak cantik harus benar-benar dirawat lho..”Santi tampak tersenyum mendengar perkataanku itu, sementara wajah Pak Arief menunjukkan rasa curiga. Santi” kataku lagi sambil ngeloyor pergi menuju tempat hidangan.Akupun mengambil hidangan dan menyantapnya nikmat. Kuoles-oleskan sisa-sisa cairan dari kemaluanku ke seluruh wajahnya. Santipun menghentikan isapannya.“Iya Mas.. Santi juga cinta sama Mas..” katanya sambil menutup telponnya. Kamu lebih suka ngentotin suamimu atau aku” tanyaku sambil mencium wajahnya yang mendongak ke belakang karena rambutnya aku tarik.




















