Sekilas aku melihat dari cermin, si Tegap menggerayangi payudara Sherly walau hanya sebentar. Bokep Tobrut Matanya menatap tajam Sherly. Whats the problem, sir?Ia terus memandangi kami berdua secara bergantian. Teriakanku disambut dengan tamparan keras pada pipi kananku. Dari pantulan cermin di depan kami, aku melihat si Brewok dan pria yang satunya lagi yang berbadan lebih tegap (sebut saja si Tegap) menghampiri kami. Si Tegap melakukan hal yang sama pula terhadap Sherly.Si Brewok yang berdiri di belakangku, meraba-raba bagian tubuhku yang ditutupi oleh celana dalamku, mencari-cari sesuatu untuk ditemukan. Sherly hanya memejamkan matanya, mungkin karena takut (atau malu?).Dengan menggunakan pentungan hitamnya itu, si Kumis menurunkan celana dalam Sherly dari lutut sampai ke mata kakinya. Mungkin saja memang ia harus memeriksa bagian dada Sherly, toh dadaku juga diperiksa oleh si Brewok, pikirku.Benda-benda juga dikeluarkan dari kantong jaket, baju dan celana Sherly. Kemungkinan besar apa yang ingin dikatakan si Kumis (dengan menggunakan bahasa inggris yang sangat aneh) adalah membawa kopi dilarang.Aku mendekati petugas itu dan menanyakan




















