Ku naikan tanganku sedikit agar Ida bisa meletakkan kepalanya di dadaku. Bokep Colmek Oleh karena itu beberapa lama kupikirkan hingga
“kamu nggak mau yah.,, nggak apa-apa deh kalo gitu” ujar Ida dengan nada sedikit kecewa
“nggak ,, gue cuma..” perkataanku terhenti
“Cuma apa…?” tanya Ida
“belum pernah ciuman…” ujarku malu-malu, mukaku semakin merah saat selesai mengatakannya. Ku buka sedikit lebar lubang kemaluannya, memang benar. “dibales dong” ujar Ida di sela-sela serangannya ke bibirkuKubalas ciumannya dengan cara yang sama seperti yang dia ajarkan. Sehabis makan, aku segera pergi ke ruang tv menemui Ida yang sedang asik mencari siaran film-film box office yang biasa diputar di tv saat larut malam. Setengah jam sudah dan kopi di cangkirku hampir habis,
“gue ke kantor dulu, pulangnya mungkin agak kemaleman” ujar Ida sambil mengenakan sepatu di ruang tengah.Kata-katanya tidak dapat ku hiraukan, seakan terbawa dalam lamunan banyak hal yang menghantui pikiranku, suara pintu depan kemudian menyadarkanku bahwa wanita yang menyapaku tadi adalah istriku.




















