Saat itu, Lani sudah mendesah dan menggeliat-geliat tidak karuan. Aku tidak mendengar suara apapun dari Lani, hanya..“Mmh.. Bokepindo Akupun terbaring lemas namun terasa rilex banget dengan Lani bersandar di dadaku. Mau apa Lani ke rumah aku sendirian sore-sore begini? Begitu tau dari suaminya, aku langsung mendekati dia, maksudnya untuk mendengarkan pembicaraan mereka dan membantu kalau-kalau Lani tidak bisa jawab. Selama itu juga tubuh Lani tidak bisa diam, selalu bergerak dan mendesah. Tidak ada kata yang keluar dari mulut kami berdua saat itu. Masih inget ga?”
“Oh, iya, masih inget. goyang terus.. Perlu waktu sekitar 45 menit untuk ingin ke rumahku jika dari Jakarta Utara. “Enaak..”Akupun memalingkan wajah menghadap Lani maksudnya ingin bicara sesuatu tapi karena wajah kita berdekatan seperti itu, aku lupa tidak tau mau omongin apa.




















