tinggi badannya yang untuk ukuran wanita 168 cm, tidak gemuk dan tidak terlalu kurus membuat mata ku terkesima.Pada suatu waktu, saat aku pulang dari kantor, aku langsung memutar dvd film xxx yang baru aku pinjam dari temanku dikantor dikomputer ku. Bokep Colmek Kecantikan tubuhnya selalu dijaganya dengan baik, ia berkata bahwa itu hanya untuk suaminya saja. Tok tok tok… “siapa?” Tanya nya dari dalam kamar. Dan setelah ku pandang-pandang ternyata wanita yang berdandan sederhana memang jauh lebih cantik dari pada yang bermakeup. Sambil sarapan aku mulai membuka percakapan dengan nya, “Bagaimana rat? Mas, aku kan mau buat laporan, ruang kerjanya boleh aku pakai kan mas?” lanjut ratih. Tok tok tok… “siapa?” Tanya nya dari dalam kamar. Biasanya aku dan istriku berangkat lebih dulu, sedangkan ratih belakangan karena jarak rumah sakit tempat dia dinas tidaklah terlalu jauh.Karena sifat dan tingkahnya yang sopan serta murah senyum membuatku semakin bergairah.




















