gak dibunuh beneran”“Ohh…”“Kenapa? Bokep Family Mereka bahkan seperti ingin beneran memakanku dengan menggigit-gigit kecil tubuhku. Mereka semua juga tampak sumringah mendengar aku berkata begitu. Pak Jun… Emangnya Mita seenak itu apa? Hanya mengenggam leherku saja.Slurppp…. Untuk saat ini aku hanya bisa pasrah. Aku mengangguk.“Tahan ya… ini mungkin akan sedikit sakit, tapi dengan ini kamu akan resmi akan jadi betina ternak kami yang akan disembelih dan disantap seminggu lagi, hehehe”Ujung besi panas itu lalu ditempelkan di perutku, tepat di atas vaginaku!Cussssshhh…..“ARRHHKKKKKKKK!!! Suara kesakitan wanita itu terdengar mengerikan. Perempuan itu mati di tanganku!“Maaf” ucapku dalam hati, pak Jun kemudian menuntun tanganku untuk terus mengambil garis lurus ke bawah hingga perut perempuan itu terbelah dan isi perutnya keluar. “Cantik banget kamu… putih mulus…” ucapnya sambil membelai tubuhku. Dia ternyata tidak sendirian dalam menjalankan aksinya.Mereka sepertinya sangat tidak sabar, berkali-kali mereka mempraktekkan hal-hal aneh padaku. Dengan cengengesan dia mengajak aku masuk.




















