Selesai makan kami bergegas kembali kekantor dgn mobil sendiri-sendiri. kita bincang-bincang kamu mau pesen makan apa?”, kata Bu Monic sambil menarik tangan membawaku ke kursi. Bokep Colmek Seneng sih, tapi juga penuh tanda tanya. Posisi ini bikin aku tambah bernafsu karena aku bisa menatap tubuh indah putih bersih dgn wajah yg cantik, sepuasnya. kamu hebat sekali”, bisiknya lirih.Ada sekitar limabelas menit dalam posisi kesukaanku ini dan aku nggak tahan lagi mau keluar.“Bu.. Rupanya tingkahku itu diperhatikannya. Kugenjot pantatku dgn irama yg pasti. kita bincang-bincang kamu mau pesen makan apa?”, kata Bu Monic sambil menarik tangan membawaku ke kursi. Bu Monic hanya menurut dan menikmati apa yg kuberikan. Lama kami dalam posisi itu dgn berbagai variasi, kadang kedua kakinya kuangkat tinggi, kadang hanya satu kaki yg kuangkat. Sudah 2 tahun aku bekerja di perusahaan swasta ini. Batinku.“Rizal,ditanya kok malah bengong”, Bu Monic menyenggol tanganku.“Eeehhhh nggak, abisnya kaget dgn kata-kata Ibu kayak tadi. aku diam aja dan hup.bibirnya menyentuh bibirku.




















