Tanpa menunggu lama, Pak Anton segera menyibakkan kembali rok gaun Sasha dan mencubit klitoris Sasha.“AW!” Sasha menjerit di hadapan Alyssa, sehingga Alyssa tampak semakin kebingungan.“Mom…my?” tanya Alyssa bingung dengan polosnya. Tentu saja, hal ini akan jadi rahasia kita berdua saja. Bokep Crot Mas Anton bodoh deeh!!” Sasha kembali merengut. Tenang saja, kita masih belum selesai!” seringai Pak Anton sambil mengambil sebuah shower dan sprinkler.Sasha hanya tersandar pasrah tanpa tenaga ditepian bathtub itu dengan keadaan tubuh masih dipenuhi busa. Ia lalu berbisik pelan ke telinga Sasha untuk menjelaskan isi disket itu. Apalagi ia cemas kalau ia tidak bisa pulang karena sulit untuk mendapatkan transportasi untuk pulang pada waktu tengah malam seperti itu.“Oh, tidak. Nafas Sasha mulai terdengar tersengal-sengal mengiringi detak jantungnya yang amat kencang. Pak Anton tidak henti-hentinya berdecak kagum melihat keindahan dan kemolekan tubuh Sasha itu. Sasha, idola para lelaki di kantor akan segera menikah dengannya.“Erhm! Apalagi Pak Anton termasuk orang yang bisa mengakses isi disket“Ba… bapak, disketnya di tempat bapak?!” tanya Sasha




















