Oleh karena itu tarip pemakaian saya juga tidak murah. Bokep Tante Saya mempunyai buku catatan harian tentang hidup saya. Lalu berapa gajinya? Yang jelas setelah itu tiap hari Selasa dan Kamis saya berkantor di kantor Pak Hendrik. Saya bukan pelacur kelas Kramat Tunggak apalagi Monas di Jakarta atau Gang Dolly di Surabaya.Saya seorang pelacur profesional. Kalau sesudah 1 jam, sudah merasa capai, dan tidak memiliki lagi kekuatan untuk ereksi, apalagi untuk ejakulasi, artinya permainan sudah usai.Semua kesepakatan ini tertulis dalam tata cara pemakaian tubuh atau jelasnya lagi tata cara persewaan kemaluan saya. Seorang notaris dan sekarang sedang merintis membuka kantor pengacara.Pekerjaan resmi (pekerjaan tidak resmi saya adalah pelacur) ini cocok dengan pendidikan saya. Dari yang di daerah sampai ke Mahkamah Agung (ini kata majalah Tempo loh). Setelah persetubuhan selesai, saya akan menanyakan, “Bapak (atau Mas) puas dengan layanan saya?” Jawabnya bisa macam-macam. Ya pasti ada.Tiap hari Selasa dan Kamis, dia akan sarapan kedua. Makin lama rangsangan itu semakin meningkat. Itu terjadi waktu saya




















