Pak Anton hanya tersenyum melihat tingkah pengantinnya itu. “Kalau begitu, saya boleh minta kamu melakukan apapun?! Vidio Bokep Kalau begitu, biarkan mamamu istirahat ya? Kamu mengerti?!” ancam Pak Anton dengan suara keras. Pak Anton amat terkejut melihat wine yang tadinya masih penuh sekitar ¾ bagian, sekarang jumlahnya kurang dari setengah botol. Alyssa hanya tertawa saat Pak Anton membelainya tanpa mengerti kalau ia baru saja diperalat untuk melakukan hal yang amat terkutuk. Sesampainya di ruangan itu, Sasha segera menuju ke meja Pak Anton. Alyssa lalu didudukkan disebuah kursi bayi dan dipasangkan ikat pinggang supaya tidak jatuh. “Enak ya, Sha? Ini… ini wine ya, Pak?” tanya Sasha dengan nada ragu-ragu. Wajah Pak Anton bagaikan anak kecil yang baru saja mendapatkan mainan baru dan tidak sabar untuk memainkan mainan itu.“Hmm… Pak penghulu baru bisa datang jam 4 sore nanti. Aach!




















