Ragu-ragu, aku membuka kait rok-ku tanpa menurunkan resletingnya.Buka buruan!Setelah mendengar Gilang berteriak, aku menurunkan resleting rok-ku dan membiarkan pakaian luar terakhirku jatuh ke lantai. aku sedikit membungkukkan tubuh untuk memberi hormat.Sore, nak Tania. Bokep Mama aku sedikit membungkukkan tubuh untuk memberi hormat.Sore, nak Tania. Aku mengetuk pintu tiga kali dan menunggu dengan gelisah.Ya, masuk.Aku merapal kalimat-kalimat penguat di dalam hati. Saya janji saya akan menyelesaikan skripsi saya kalau Bapak mau memberi keringanan.Jelas saja kamu harus menyelesaikan skripsi semester depan kalau tidak mau di-DO.Oh, tidak, pikirku. aku semakin menunduk. Mau?Bilang aja mau, udah. curhatku pada sahabatku, Natalia. Gilang tiba-tiba saja menampar pipiku.I-Iya. Pak Darmawan menaikkan daguku agar menatap ke arahnya. Kalau gini kan lebih cocok.Aku menangis sesenggukan. celoteh Gilang.Beres, nanti kita ajarin ini lonte bareng-bareng.Aku bergidik ngeri. Pak Darmawan tertawa seraya menggerak-gerakkan jarinya di dalam vaginaku. Tinggal nurut aja kok sama perintah Bapak sama Gilang.I-Iya Pak, maaf.Mulai sekarang, jangan panggil saya Bapak.




















