Setelah kejadian itu, Bu Ike semakin berani menggodaku dengan goyangannya yang cukup erotis. Aku dan Bu Ike saling mengusapkan sabun keseluruh bagian tubuh, tak terkecuali area sensitif. Sex Bokep Kuteruskan dengan menekan pinggulku tapi tiba-tiba Bu Ike menjerit, sakit katanya. Aku coba tetap tenang dan tidak terlalu terbawa suasana.Semakin lama, goyangan Bu Ike semakin tidak terkendali, bahkan dia sampai berani duduk dipangkuanku sampbil menggoyang-goyang pinggulnya. Kutarik tangan Bu Ike menuju kamar mandi, kuajak dia bergoyang sambil ditemani guyuran air dan busa sabun. Selesai. Untuk menghibur Bu Ike, kucobba untuk mengajaknya berkaraoke di *nul Vista (satu-satunya hiburan yang cukup dekat dengan kantorku). Kami sepakat akan mengulanginya lagi dilain waktu.Sampai saat ini komunikasiku dan Bu Ike masih berjalan intensif. Saat sedang makan aku coba menyinggung kegiatannya saat sedang karaoke, dan Bu Ike hanya menjawab santai,“Emang kenapa, kamu suka sama goyanganku ya?”“Suka banget mbak, tapi sayangnya goyanganya masih terhalang sama kain” kataku menggodanya.“Oohh..kamu mau liat goyanganku kalo lagi telanjang ya…boleh, kapan?…tapi ada syaratnya, boleh liat tapi




















