Setelah membersihkan diri, kami melanjutkan permainan didalam kamar. Aku sejak tadi hanya bisa berdiri menyaksikan pergulatan keduanya sambil mengurut urut batang kema luanku sendiri. Bokep Tante Ketika kuselipkan tangan pada pangkal pahanya kutemukan sebuah celah yang sudah sangat becek penuh lendir birahi.“Uuuhhhhfsss……….” Desahnya perlahan namun terdengar sangat nikmat. Atau mungkin sejak kemarin. “ apa engga jalan bareng toh Masss?” Tanya Shanti sedikit ragu. Wuih! Sepanjang perjalanan selama yang memakan waktu kurang lebih duapuluhan menit kami saling ngobrol saling mengakrabkan diri. Denyutan nikmat yang diciptakan Nana mem-buat Edo tambah bersemangat. Saat itu aku benar benar sedang kasmaran. Dengan sangat gampang kutarik lepas tali pengi-kat kimononya kemudian menyibakkan ujung ujungnya kekanan kekiri. Dan beberapa petualangan lain. Kutarik tubuhnya ketepi ranjang. “ apa engga jalan bareng toh Masss?” Tanya Shanti sedikit ragu. Lalu dengan sangat lahap istriku mulai mengulumnya. Perutnya. Pasti ada hal yang special pikirku. “ Engga sih Shan… gue lagi sibuk dikantor…..okey gitu dulu, Shan………..




















