Tanganku mulai begerak membuka baju dan BHnya yang masih melingkar di badannya. 10menit berlalu, tak ada juga perubahan apa2, aku jadi berdebar2 membayangkan efek apa yang akan terjadi nati. Bokep Crot sekarang aku tunggu kamu di lobby aja yah..?” tanyaku
”Hmm..” jawabnya.Di lobby aku menunggu lama dan tidak juga nongol, tapi aku nekad menunggu terus, sampai akhirnya 19.00 dia keluar dan agak kaget melihatku masih menunggunya mungkin dia berharap aku tidak mau menunggunya. Aku segera memotong obat perangsang Libidomax-ku dan menuangkannya kedalam gelas dia, mungkin aku menuangkan hampir 1/2 takaran. Dalam mobil kami ngobrol sambil meletakkan tangan di pahanya dan aku minta ijin untuk mampir ke apartment dulu dan dia setuju.Begitu masuk ruang apartment dia, langsung aku memberanikan diri untuk menciumnya.. aku lagi BT banget, main bilyard yuk ntar malem..?” kataku dengan mata menyelidik untuk melihat response darinya.Dia tidak menjawab, diam saja dan bahkan seperti pura2 tidak mendengar ajakku sama sekali.




















