“Kenalkan aku Adolf, direktur sekaligus pemilik agensi ini. Bokep SMA Kubuka beberapa kancing atas blusku sehingga terlihat BH yang kupakai. Semua itu adalah pose-pose yang membangkitkan nafsu birahi bagi kaum pria namun amat memuakkan bagi diriku.Tiba-tiba kurasakan kedua belah payudaraku diremas-remas dengan lebih keras, bahkan lebih kasar. Kuambil surat kabar itu. Aku baru saja bangun tidur. Kusilangkan tanganku di dada menutupi payudaraku.“Han, masak kamu balik badan begitu. Pagi hari. “Coba kamu lihat-lihat contoh-contoh foto ini. “Nah, sudah selesai sekarang.” Aku merasa lega. Ah, gila ini! Nggak usah malu. Semua pelamar yang sudah dites keluar lewat pintu lain. Adolf menyuruhku melepas celana dalamku. Akan tetapi biarlah, karena aku sejak kecil selalu mengidam-idamkan ingin menjadi foto model.Dengan perlahan-lahan kutanggalkan blus dan celana panjangku. Astaga! Ternyata yang di belakangku sudah bukan Susan lagi, melainkan Adolf yang sekarang tengah mempermainkan payudaraku dengan seenaknya! “Ayolah, jangan malu-malu!”
Sebenarnya dalam hati aku menolak. Susan ini adalah satu-satunya pelamar yang berhasil terpilih.




















