4 hari sebelum pernikahanku. tapi sweater tadi untuk maksud lain. Bokep HD “Nuwun nggih mbak.”Aku duduk menunggu. Tetap memejamkan matanya.Aku makin berani. Kilatan cahaya dari luar bus memberikan sedikit penglihatan mengenai ibu di sampingku. Tubuh itu diam saja. Jantungku berdebar sangat keras.“Buka,” bisikku lirih. lagi. Setelah itu, aku memelorotkan celana dalamku. Meremas pangkal dadanya. dan sangat basah. Sedikit ku remas, tapi tidak banyak. Ya, payudaranya. Tapi kepepet sih, harus cari upa (“cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Tapi aku mendengar dia menghela napas. Aku menurut. Sepanjang sejarah kehidupanku, bisa dihitung berapa kali aku melanggar aturan atau norma. Perjalanan yang panjang menuju Yogyakarta.————Aku melirik jamku. Orang-orang makan malam dan ke belakang. Tanganku sudah berada tepat di atas gundukan itu. Tapi aku tidak mau mengambil resiko terdengar. Tanganku bergerak mencari celana dalamnya. Tentu saja dengan mata terpejam. ya, pahaku yang dibalut celana panjang kain warna coklat. OOoh, mantab.“Besar …..,” desisnya.




















