Akhirnya kami bersepakat untuk mengabaikan Chie yang kemudian mengamuk dan memutuskan untuk mengikrarkan tali persahabatan antara kami bertiga. Bokep Family Dan aku tak bisa menolak ketika Chie mulai menciumi leherku dan membuka retsleting celanaku, menelanjangiku, membiarkanku mendesah saat jemarinya menyentuh batang kemaluanku. “Ray! Jay, sahabat terbaikku.Chie adalah gadis penuh pesona. Dan hanya satu gadis untukmu. Masih tetap larut dalam kesedihannya. “Ach,” erangku. Aku dapat melihat alis matanya yang berkerut. “Maaf, Ray.”
“Hanya maaf?” Gertakku sambil mengguncang kerah bajunya. Bukan gadis yang berhak masuk dalam katalogku. Siapa suruh diam,” kataku setelah mendudukkan diriku di sampingnya, dan menyimpan bungkus rokok itu di tempat yang aman.“Ah, Ray,” Chie mendesah. Aku mengenalnya sejak pertama kali kuliah. “Hallo?”
Hening sesaat merasuki suasana. Sempit, hangat. Akhirnya Chie berhasil mendapatkanku. “Chie.. Gadis yang satu ini sangat unik. “Aku… aku kangen Papa,” suara gadis itu terdengar gemetar. Jay, kembarannya, dan sahabat terbaiknya. Jay memandang mataku, dan melengos ke arah lain. Chie memanfaatkan salah satu prinsipku, yaitu bahwa aku takkan berhubungan seksual terang-terangan dengan




















