Aaw!” Aku segera merobek t-shirtnya dan terlihat dua buah bukit indah yang seakan tidak cukup ditampung oleh BH-nya. Bokep Barat Kunikmati dulu keadaan itu, dimana batang kemaluanku masih tertancap di lubang kemaluannya. Tiba-tiba aku teringat, Ai Ling bisa sadar kapan saja dan meronta-ronta. Akhirnya ia pingsan karena kusenggamai terus-menerus selama 3 jam.Kulihat kemaluannya sudah bengkak dan kembali mengeluarkan darah. Ia kuancam dengan janji tak akan kuedarkan foto itu asal ia mau kusenggamai tiap hari di rumahnya. Entah kenapa, keadaan itu malah membuatku makin terangsang. Tindakannya justru membuatku semakin bernafsu, makin cepat dan dalam kupompa dia. Kucuci cetak foto itu dan kutunjukkan ke Ai Ling tiga hari kemudian pada saat ia masuk kuliah. Ai Ling langsung lemas dan tanpa perlawanan ia jatuh ke belakang. “Mas mau apa.. Ia kembali mencakarku membabi buta dan rasa sakit itu membuatku lebih bersemangat memompa Ai Ling. Dengan terpaksa akhirnya Ai Ling melayaniku tiap hari sampai aku bosan dan mencari mangsa lain.




















