Ayo isap lagi” jawabku menahan rasa nikmat yang menjalar hebat.Dikulumnya lagi kemaluanku, sementara kedua tangannya meremas-remas pantatku. Bokepindo Kutarik Santi ke dalam dan kututup pintunya.Tanpa basa-basi lagi, aku cium bibirnya yang indah itu. Kulihat si Jason masih ngobrol dengan Lia dan tunangannya.Ketika aku mencari Santi dengan pandanganku, dia juga sedang mencuri pandang padaku sambil tersenyum. Sesekali kutarik badannya sehingga buah dadanya bergerak ke depan wajahku untuk kemudian aku hisap dengan gemas.“Ohh Pak Robertt.. Santi hampir sampai Pak.. Kuoles-oleskan sisa-sisa cairan dari kemaluanku ke seluruh wajahnya. Kamu lebih suka ngentotin suamimu atau aku” tanyaku sambil mencium wajahnya yang mendongak ke belakang karena rambutnya aku tarik. Janji ya” Santi tampak gembira mendengarnya.Kamipun kembali ke ruangan resepsi. Kadang enak.. Sakit perut.. Bapak bisa saja.. Hari itu salah seorang direktur perusahaan, Pak Freddy, sedang mengadakan resepsi pernikahan anaknya di sebuah hotel bintang lima di kawasan Senayan.




















