“Mas sendiri, punya pacar gak?”Aku menggelengkan kepala, “Sama nasib kita..” Jawabku diiringi tawa renyah Sinta.“Udah berapa lama, Mas?”“Hmm…” Sejenak ku menghitung berapa bulan semenjak aku putus dengan pacar ku sebelumnya, “Udah hampir setahun lah…”“Wah lumayan juga, udah kering lah ya mas?” Ledek Sinta sambil tertawa.“Hahaha, kayak kamu enggak aja…” Balas ku.“Iya sih…” Jawab Sinta, mendadak ia menghilangkan tawanya dan menjadi serius. Lampu kuning yang temaram, menambah kenyamanan kamar tersebut.“Nih, tidur disini aja mas…” Ujar Sinta.Aku pun mengangguk, lalu meletakan tas ku di samping kasur tersebut. Bokep Live Aku juga gak ngerti kenapa bisa jatoh gituuu…”“Iya mbak sama-sama, lebih hati-hati aja…” Jawabku kikuk. “Iya, dan ini sekarang jadi punyaku!” Kata Sinta tegas. Aku pun hanya ikut tertawa kecil.Obrolan semakin larut, aku pun tahu bahwa Sinta ini masih kuliah, kampus yang sama denganku dulu. Langsung ku lumat bibirnya yang cukup tebal tersebut. Langsung ku lumat bibirnya yang cukup tebal tersebut. Aku hampir putus asa dan berniat menitipkan dompet ke warung tadi, meski khawatir uang yang




















