Dan setelah 2 jam aku bengong merenungi nasibku yang aneh ini, aku berfikir untuk tidak pergi ke kantor dan beinisiatif untuk pulang ke rumah dan menemui Vina untuk membicarakan hal ini lagi.Sesampainya aku di rumah kami yang luas pemberian mertuaku, aku langsung masuk menuju rumah, dan ketika menaiki anak tangga menuju ke kamar tidur, aku mendengar suara musik dan mendengar 2 orang sedang berbicara dengan nada yang mendesah desah. XNXX Jepang Sambil terus menjilat ia berkata,“Aduh Ton memekku udah gatel banget nih pengen dientot kontolmu, ayo donk Ton mainkan memekku gantian”Dengan sigapnya Toni lalu berdiri dan mengangkat istriku ke ranjang, dirobeknya baju istriku dan ditariknya rok istriku. Aku duduk terbengong untuk beberapa saat dengan pikiran sangat kacau. Aku hanya terduduk di sofa sambil mengelus-ngelus kontolku sendiri yang sudah tegang.“Masa iya sih aku harus ngocok” pikirku dalam hati.“Sabar aja deh besuk juga dapet, masa iya sih ga dapet aku kan udah jadi suaminya, mungkin makam ini dia benar2 capek” kataku dalam hati.Akhirnya kami melewati










