Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. Bokep rusia Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Itu namaku. Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. “Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Erik Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya. Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. “Eriik!! Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. Kamu itu perempuan apa??!! Benar saja, aku melihat Erik berbenah memberesi bajunya dan bergerak menuju pintu. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Aku..melakukan kesalahan apa?”Tanpa banyak bicara, Erik menggeretku ke tempat tidur, mencopot dasinya dan menggunakannya untuk mengikat kedua




















