Setelah agak kaku sebentar kemudian suasana mencair kembali. Bokepindo Istriku akhirnya tahu kalau maksudku yang utama hanyalah ingin ‘berkenalan’ dengannya. Tidak terlalu susah aku membuka kimononya, sejenak kemudian tampak pemandangan yang cukup mempesona. Ia sangat setuju dan antusias. “Udah ah, kita sambil tiduran aja yuk ngobrolnya”, ajak istriku. Suaranya enak didengar, tapi aku tak menyimaknya. “Nih kamu pakai kimono satunya”, kata istriku sambil memberikan baju inventaris hotel. Selanjutnya kulihat burung yang beruntung itu lebih mendesak ke dalam. Istriku akhirnya tahu kalau maksudku yang utama hanyalah ingin ‘berkenalan’ dengannya. Akhirnya kepala burungku berhasil menembus lubang kenikmatan itu. Sementara itu onggokan kecil di selangkangan pahanya yang terbungkus CD menambah panorama keindahan. Ia sempat pamit sebentar untuk menyuruh sopir salah satu keluarganya untuk pulang saja, dan telepon ke saudaranya bahwa malam itu ia tidak pulang. Kukulum bibir mungilnya, kuciumi pipinya, kugigit-gigit kecil telinganya, kemudian kuciumi lehernya punuh sabar dan telaten. Tampaklah dua bibir yang mengapit lembah cintanya dihiasi bulu-bulu tipis. Aku sudah tidak tahan untuk




















