Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Bokep Japan Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. “Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Kamu tidak harus memanggil aku ‘ayah’ atau sebutan lainnya, panggil saja aku Erik.”
Sambil mengalihkan pandangannya ke temannya, dia melanjutkan,”Nah.., ini adalah temanku, namanya Tomi.”
Akupun menyunggingkan senyuman ke arah Tomi yang membalasku dengan senyuman hangat.Aku sama sekali tidak percaya bahwa ternyata Erik tinggal sendirian di rumah megah seperti ini dan masih berusia 24 tahun saat itu. Aku memekik dan mulai menangis. Artis ya?”
“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil. Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Erik. Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat




















