Bergegas aku ke depan untuk berkumpul bersama jonindan lia. Kemarilah”. Bokepindo “Ah joniii… Aa….. ” Aku juga lia sayangggg.. ”
“Iyalah, gw capek banget nih.” Timpalku kepada Joni. Kkkkkkk… Klllllluuuaaarrr…. Akhirnya ketemu juga si dedengkot kampungku ini. Ah… Ayojon teruss… ‘
” Iya lia sayang, aku entotin terus memek kamu”
“Ah iya joni ku sayang”
Dan ternyata suara itu terdengar dari kamar lia yang bersebelahan dengan ruang tv. Tak sadar, tangankupun mulai merogoh celana bagian depanku. Bergegas aku ke depan untuk berkumpul bersama jonindan lia. “Ah joohn … Aku mau keluar”
“Iya sayang ayok bareng”… ”
Akupun yang terbawa tempo pun mulai mengikuti gerak mereka.. ” Aku juga lia sayangggg.. “Ah joohn … Aku mau keluar”
“Iya sayang ayok bareng”… ”
Akupun yang terbawa tempo pun mulai mengikuti gerak mereka.. Aahhhhh”. Hey, perkenalkan aku Adli pria berusia seperempat abad yang mencari nafkah di Ibu Kota.




















