Aku merasa bahwa muka dan badanku mulai memanas, aku tidak tau apakah itu reaksi dari bir atau sorotan sorotan mereka. Bokep STW Sambil melihat kanan kiri, aku pun berlari-lari kecil menuju ke mobilku yang ku parkir di belakang gedung science. Dengan santainya dia cuma menjawab “Yup, kenapa? Aku merasa seperti sandwich karena diapit kedua cowok besar itu. “Ini nih, lagi mo pulang baru aja selesai kelas” sahutku sambil menstater mobil. Mereka hanya ketawa dan memanggilku “maniak seks”, “cewek gila kontol” dan lain lain nya. Ketika aku tersadar bahwa payudaraku terpampang bebas, aku pun kembali mengenakan kaos putih ketatku. Maka memekku pun terpampang dengan jelas ke cowok cowok yang laen. Memang payudaraku cukup besar untuk orang seukuranku. “Ooh, mo ke sini ga? Tapi Rei cuman menepis tanganku. Aku pun tidak punya pilihan lain selain bersandar kebelakang supaya tidak jatuh. Parkiran mobil pun sudah gelap. Rei hanya diam ketika dia melihat tubuhku yang setengah telanjang.




















