Namun Pak Tommy tetap tak peduli. Tak lama kemudian Pak Tommy pun membalikkan tubuhku hingga posisiku berhadapan dengannya. Bokep Brazzers Ia pun melucuti seluruh sisa pakaianku, sehingga aku telanjang bulat. Gimana pak Muklis?”“Haaaaa, bapak beneran?” tanya pak Muklis tidak percaya.“Beneran… sudah, nggak usah banyak omong… bapak mau ga?” tanya Pak Tommy.“Mauuu… mau… iya pak… mau….” sorak pak Muklis.“Ya udah sana…” Pak Tommy menyahut.“Ayoooo, sini mbak Vania Angel… cah ayuuu…. hehehehe… makanya dia kepengen bersihin badannya. Pak Tommy yang sedang duduk di belakang meja kerjanya menatapku dengan tatapan mesumnya, yang seolah menelanjangi tubuhku.“Silahkan duduk”, katanya mempersilahkanku untuk duduk.“Ada apa Vania Angel?” dia bertanya padaku dengan nada menggoda.Sambil menunduk, akupun mengatakan keperluanku pada Pak Tommy sambil terbata-bata.“Mmmaaaff Pak, anak saya sedang sakitt kerass…”Keringat dinginku mulai mengucur….“Terus???” Pak Tommy bertanya dengan nada sedikit ketus.“Mmaksud saya, saya mau pinjam uang sama bapak. Aku akan laporkan kamu ke polisi” ancam Pak Tommy.Dia sungguh lihai mempermainkan perasaanku. Aku heran, ia nampaknya memang begitu terobsesi dengan pantatku, hingga selama memakaiku




















