“Nama kamu bagus ya, kok kayak nama Jepang sih” tanya saya bingung dan kagum karena sorot wajahnya yg sangat cerah. Elisa dan saya duduk sambil berpegangan tangan, dan kepala kita satu dengan lainnya saling berdekatan, dan filmpun dimulai. Sex Bokep “Yah sekarang sih udah sampe ke tahap enaknya, dulu2 gue cuma asisten melulu”. “Spaghetti aja deh dan minta capuccino sekalian” katanya. Namun wajahnya yang sedikit kebule-bulean, dengan wajah mirip bintang film tenar Sophie Marceau, Elisa terlihat jauh lebih muda daripada umurnya. Setelah membayar kita langsung aja dengan pura2 cuwek ngeloyor ke luar restoran, dan tiba-tiba ada sebuah suara memanggil nama saya. Ada lapangan tennis, ada kolam renang, ada lapangan volley merangkap lapangan badminton, wah pokoknya fasilitasnya benar2 yang paling prima semuanya.Sambil berjalan menuju kolam renang, saya lihat seorang gadis muda sedang minum dan duduk sendirian di pinggir kolam renang. “Oh iya saya ngertiin kamu, kan saya sudah bersuami, tentu kamu bingung ngeliat saya seperti ini kan “.“Jangan salah sangka ya, saya suka sekali




















