Duh, rasa malas pergi sendiri itu menahan aku beranjak dari tempat tidur. XNXX Bokep liat apa dy?”, tanyaku agak sedikit kaget“liat itu chel”, sambil matanya melirik ke dadakuWajar saat itu memang dadaku terlihat menonjol karena aku dalam posisi terlentang memakai tanktop warna hijau muda dengan renda dibagian atasnya, renda itu membuatnya terlihat sedikit menerawang.Kemudian, Spontan ku jawab, “hhmmm apaan sih kamu, jangan ah, aku bukan orang kaya gitu”.“Oh, iya deh maaf ya chel”, jawabnya“Iya, gak apa-apa”, ucapku“Tapi pengen liat”, tambahnya sambil menunjukan ekspresi wajah seperti anak kecil yang gak dibeliin balonSambil memandangi wajahnya, seketika aku berpikir kenapa ini cowok ko lucu ya. Perawakanku juga kecil, tinggi 159 dengan berat badan 48kg, terbayang sudah kecilnya payudaraku.Penantian dan keraguanku hilang saat kubaca chat balasannya, dia menjawab dengan lantangnya,
“Kata siapa?! buat cari temen dulu”, jawabnyaPercakapan sederhana itu berlanjut dengan membahas pekerjaan, kesukaan, dan bahasan lain yang biasa dilakukan orang yang baru kenalan.




















