My friend and I just started working at a fertility clinic. Everything was going great, until we got our first two patients – our stepdads! Bokep Brazzers There was no way we were going to follow the procedures to get their cum out, but we also didn’t want to get fired on our first day. The doctor could tell how nervous we were, so he let us swap patients: she’d deal with my dad, and I’d deal with hers. The only condition was that we had to follow all the doctor’s instructions, or else… We didn’t know this clinic was so unconventional. We even had to use our mouths to get their cum. Don’t they have machines for that or something? By the time the doctor said “emergency penetration,” we were way too into it to back out. In fact, we were ready to swap again and willing to do everything to get the best semen samples.
“Sudahlah.. “Benar..” jawabku.“Kok.. Nyebelin kenapa..?” selidikku. “Iya.. Setengah jam kemudian kami kumpul diruang tamu dan Orangtua Mia mengutarakan kedatangannya untuk menjemput si Mia.“Bu.. Lagi yaa..”Permainan ini tidak sampai disini, tetapi masih berlanjut terus dan dilakukan seminggu 4 kali permainan pada saat tidur siang. Nyebelin kenapa..?” selidikku. Pak.. “Ogah achh.. Kenapa kamu lakukan sama si Mia” kata isteriku lagi.“Mia penuh perhatian terhadap saya, sedangkan kamu bisanya marah-marah” belaku. Oohh..” Desahnya karena mencapai puncaknya. Saya langsung memompanya dengan penuh nafsu, sedangkan isteriku menjilati susu si Mia.Berselang sepuluh menit kemudian saya mencapai puncaknya. Pada hari ke sepuluhnya baru Saya memanggil si Mia.“Mia.. “Kangeenn..” manjanya sambil mukanya dibikin sedih. “Hari Sabtu kapan Pak..?” tanyanya lagi.“Waktu Saya dan keluarga pergi ke rumah Orang tua Saya..” jawabku. Rupanya Mia sudah bangkit lagi gairahnya, Mia mendorong tubuh saya kesamping agar rebah dan langsung mengubah posisi. “Memang cukup dengan uang segitu?” tanyaku. Apa boleh buat, saya hanya pasrah” kataku singkat.“Saya hanya minta ongkos Rp. “Ya.. “Saya sama Mia melakukan





















