namun setelah ajakan untuk threesome yang ditawarkannya malam ini, aku merasa Arna berubah menjadi aneh, tidak seperti Arna yang ku kenal dulu. Bokep Thailand terus? “Yuk jalan lagi frans.. Setelah celana jeansku terlepas kemudian aku melanjutkan dengan membuka kaos ku, terlihatlah dada bidangku yang ditumbuhi bulu dada cukup lebat. aroma-aromanya gue udah curiga nih” tanyaku sambil melihat dia sedang memasukan HP kedalam tas kecil miliknya.Arna hanya menatapku sambil sedikit menggigit bibir bawahnya.“Tuh Kan.. lu kayak baru kenal gue aja.. celana dasar berwarna gelap yang kedua kantong depanya sengaja aku bolongkan dan tentunya aku tidak memakai celana dalam lagi. Perlahan dimaju mundurkan kepalanya untuk mengocok penisku dengan mulutnya.. itu adalah hari pernikahanku. masih lesbi apa nggak yah?” gumamku dalam hati..“Woy.. kontol kamu enak frans.. Rasanya sulit membayangkan melakukan hal tersebut dengan Arna karena meskipun aku mengakui Arna memiliki tubuh dan wajah yang luar biasa cantik, dari dulu hingga saat ini aku sedikipun tidak punya perasaan apa-apa terhadap Arna selain hanya menganggap dia sahabat, tidak




















