Tak lama kemudian…yess…selesai sudah bagian akhir dari tugas yang sangat melelahkan ini. Bokep Brazzers Pintu ruangan itu tertutup rapat, namun aku iseng membuka pelan-pelan pintu itu dan tanpa kuduga, tidak dikunci, pintu itu terbuka dan membuat sedikit celah. Tiba-tiba kurasakan ada yang menyentuh bibir vaginaku dari belakang, pandanganku cukup terbatas saat itu, benda itu terus mengolesi bibirku dengan cairan mungkin air liur, sampai akhirnya kusadari kalau itu adalah tongkat satpam. Kubuka mulutku, dan mulai kucoba memasukkan batang kemaluannya, saat itu rasanya tidak ada ruang yang kosong lagi di rongga mulutku. Dulu ketika masih in relationship dengan si dia, kami biasanya bercinta habis-habisan, tapi sekali lagi itu dulu…dia sudah tidak lagi di hatiku, dan aku sedang berusaha menghilangkan semua kenangan dengannya. Setelah itu, dibantunya aku berdiri, ditatapnya lekat-lekat wajahku yang sudah bersemu merah dan ngos-ngosan, jarinya menyeka lelehan sperma di pinggir bibirku lalu memasukkan jari itu ke mulut.Kukulum jari itu dengan tatapan nakal ke arahnya.




















