Boleh juga kami coba nanti hahaha” kataku.“Nis, apa malam ini kamu tidak ingin mencobanya?” Tanya Alina sambil sedikit merapatkan tubuhnya padaku. Vidio Sex Kami tak membutuhkan keterampilanmu, melainkan kehadiranmu menemani kami di rumah ini.Kami hanya butuh teman bermain dan tukar pikiran, sebab tenaga kerjaku sudah cukup untuk membantu mengelola usahaku di luar. Tapi sayangnya, aku tak memiliki keterampilan apa-apa untuk membantu kalian” kataku dengan pasrah.Tiba-tiba Nasir dan Alina bersamaan berdiri dan langsung saling berpelukan, bahkan saling mengecup bibir sebagai tanda kegembiraannya. Aku segera menyambutnya dan membalasnya dengan sikap dan tindakan yang sama. Terpaksa kuterima dengan senang hati, sekaligus kuucapkan terima kasih yang tak terhingga atas budi baiknya. Tak satupun terdengar suara kecuali suara kami berdua dengan suara TV. Nasir pun nampak tidak ada kekhawatiran meninggalkan istrinya dengan alasan yang sama. Aku mencoba merapatkan badanku pula, lalu mengelus tangannya dan merangkul punggungnya, sehingga terasa hangat sekali.“Apa kamu serius? Tidak ada masalah apa-apa kok.




















