“Ben kubikinkan minum ya?” sambil berdiri ke arah dapur. Bokep Jepang sshh.. sshh.. “Aaawww.. Sengaja aku berjalan perlahan. Kupukul beberapa kali dashboard mobil. Otakku berputar keras melawan alkohol bagaimana bisa menyentuhnya untuk memuaskan egoku saat itu. “Benn..” tegurnya. tidak enak di liat securiti perumahan,” katanya. “Aya.. “Aaawww.. Benni jaangaann..” bisiknya lirih. aawww..” eranganya terdengar seperti tangisan kecil bagiku. Shit! Kubuka kembali laciku untuk mencari rokok. Kuperhatikan dengan seksama pinggulnya saat berjalan ke pintu rumah. sshh..” kubekap mulutnya dengan bibirku agar suaranya tidak terdengar. Lalu sambil terus mengulum lidahnya kudorong perlahan Aya ke belakang. Pikiranku berubah saat itu. Tolol sekali dan lebih tolol lagi aku sekarang mabuk? duduk sini juga ya?” kataku pelan tetap dengan muka memelas. sshh.. Langsung aku berdiri. Kuhirup bau wangi rambutnya. Kutunggu aja di sini.” Kubuka pintu kiri mobil dan kuminta dia untuk masuk.




















