Aku terdiam sejenak. Namun tak lama aku jenuh, bosan dengan keluyuran dan foya-foya. Bokep Indo Live Rini juga memberikan contoh, dengan memperlihatkan jari manisnya, cincin pertunangan dengan Anji ‘Drive’. “Ke salon yuk, rambutmu kebanyakan kena matahari tuh, make-upmu rusak tuh,” jawabku mengalihkan pembicaraan. Rini pun tertawa, aku balas, kami berdua tertawa terbahak-bahak. “Kamu itu lucu yah, persis sama kayak cowoku dulu. “Eh rin, tunggu!!” ujarku mengejarnya. “Sakit,” balasku. “Pagi Rini,” sapaku sambil mendekatinya dengan tubuh telanjang. Eh ternyata, aku melihat Rini! Rini mengajarkan kami bagaimana cara memanage waktu antara urusan pribadi dengan urusan manggung. Namun tak lama aku jenuh, bosan dengan keluyuran dan foya-foya. Masing masing grup dimentori oleh beberapa Idol. Kami mengobrol cukup lama, Rini duduk di sampingku namun tubuhnya merebah di dadaku.“Kamu gak papa?” tanyaku lagi, memang rada konyol untuk menanyakan hal ini berulang-ulang.




















