Yah.. Pak.. Bokep Japan Bukannya tadi sudah pulang?” tanya pria yang masih belum bisa aku lihat wajahnya itu.“Arrrggggggghhhttt….”Tiba-tiba terdengar erangan dan lenguhan suara di depan kami, sebuah suara yang keluar dari bibir mungil Ivana. maaf… ia.. Ada seorang pria bertubuh atletis dengan dada bidang dan aroma khas keringat lelaki sedang bersentuhan dengan tubuhku, meski masih berpakaian lengkap tapi entah mengapa membuat aku mulai tersengal.Ada semacam hormon yang kemudian bereproduksi lebih membuat nafasku mulai berat dan tubuhku semakin sensitif. Ivaa” ucapkan yang serak dan hampir tak keluar suara akibat shock kaget melihat kejadian didepan mata.Bisa kulihat salah satu kaki Ivana ia angkat dan letakan pada kursi di depannya sedangkan roknya sudah terangkat hingga pinggulnya, di atas meja bahkan bisa kulihat celana dalam wanita berwarna putih tergeletak disana, celana dalam yang aku yakini adalah kepunyaan Ifa.Tubuhku merinding melihat ini semua, sebuah sensasi yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya, tubuhku terpaku disana sedikit memepetkan diri pada tepi pintu agar tak terlihat oleh Ivana yang nampaknya juga




















