“Bentar.. Bokep Montok Praanngg!!”Lamunanku buyar saat kulihat Marissa meronta-ronta hingga kakinya menendang gelas wineku hingga terjatuh dan pecah!“Crreett..”Lakban yang menutup matanya aku lepas. Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Sisa 4 hari lagi Marissa akan kembali bekerja; aku mengembalikan keberadaannya sebagaimana korban penculikan.. “Chacha.. Mmmpphh.. Gadis itu.. Nah berliburlah kami disini haa.. Aku baringkan dia di tempat tidur itu serta menutup tirai-tirai yang ada di kamar itu serta membiarkannya terikat disitu dengan lampu menyala.“Selamat beristirahat Chacha.. Kamu tidak nakal di rumah khan??” sapaku. Aku sungguh sangat terangsang melihat keadaannya yang sangat tidak berdaya itu.Aku adalah penggemar berat shibari hogtie ala Jepang yang sangat indah dan teliti dalam ikat mengikat. “Maass, sudah..”Aku bantu dia membersihkan vaginanya lalu aku bopong kembali ke kamarnya. Kebetulan waktu itu tampil dalam business gathering sebagai penyanyi dari trio tiga cewek, teman sekerjanya.Aku adalah seorang eksekutif..




















