“Wang Hui, I’m cumming..” aku terus menyebut nama suamiku tanpa menyadari bahwa laki-laki yang sedang kusetubuhi adalah orang asing yang baru kukenal dalam 1 hari.Kami sangat kecapaian dan berbaring sebentar. “Ooh.. Bokeb Setelah lumayan puas dengan payudaraku, tangannya mulai bermain di bibir kewanitaanku. Mulai dari keningku, kemudian hidung, dan akhirnya mulutku. Dengan perasaan sedih dan kesal, aku terpaksa mengakhiri percakapan kami.– Untuk menghilangkan perasaan kesalku, aku mendekati anak perempuanku yang sedang asyik bermain dengan Play Station dan aku ikut bermain dengannya. Tangannya mulai membuka baju piyamanya. Dia mengajakku ke sebuah restaurant yang tidak jauh dari Chiang Khai Sekh Airport.Kami saling bercakap-cakap mengenai kehidupan kami masing-masing dan Sam memesan 2 botol anggur merah dan kami berdua sama-sama meminum anggur merah yang dia pesan untuk menghilangkan kesedihan dan kedukaan yang kami alami masing masing.Aku memang tidak pernah minum anggur selama hidupku sehingga beberapa teguk anggur merah itu membuatku menjadi mabuk.




















