maaf nama saya Anggi, dan itu teman saya Rina”, kata wanita tersebut sambil megulurkan tangan. Sesampainya di hotel.“Kamu tunggu dulu, aku mau ganti baju dulu, Rin.. Bokep Asia ih kan ada Mas Sakti, kok nyelonong gitu aja sih..”
“Mmmhh, sebaiknya aku tunggu di luar saja Mbak, betul kata Rina..” aku membalikkan badan, dan memang kamar itu tidak ada sekat kecuali kamar mandi. Maka dimulailah les private yang pertama dalam hidup saya. ya, terus Saktii..” Jujur saja sebenarnya burungku tidaklah istimewa, panjang sekitar 14 cm saja, hanya kepalanya besar dan diameternya lumayan. “Lho emangnya umurmu berapa?”
“25 tahun Mbak..”
“Sudah cukup dewasa bagi kamu, apakah kamu belum pernah lihat sebelumnya?”
“Kamu beruntung, kupikir inilah saat pertama bagi kamu.”
“OK, saya beri waktu satu menit untuk memutuskan apa kamu mau melihatku atau tunggu di luar.”Satu menit, setengah menit saja aku sudah membalikkan badan dan melihat Mbak Anggi dengan bra dan celana dalam saja. ohhkh.. Padahal aku bukanlah termasuk sosok yang spesial, wajahku biasa saja, kulit tidak putih mulus (cenderung coklat




















